Pantai klanyar pacitan ide pertama kali di munculkan oleh sahabat aq silvia,dan aq teruskan ke saudara2 aq di GMS,pantai yang indah ketika aq sekilas melihat gambar postingan dari silvia,tapi aq bingung ketika belum pernah sama sekali aq pergi ke sana dan ketika aq bertanya ke kawan2 pun mereka blm pernah ke sana,satu mnggu sebelum berangaktat aq ktm noris dan mas harris di mna obrolan kecil tentang keberangkatan kawan mulai di bicarakan,ide pertama kali kita akan menyewa mobil sebagai sarana transpotasi ke pacitan,setelah di pikir2 biayanya akan jauh lebih murah ketika kita mengunakan mobil pribadi,kira2 siapa ya sahut noris,tak lama berselang aq sebut nama mas haris supaya mau secara sukarela mobilnya di gunakan!!setalah lama berbincang akhirnya mas haris pun sepakat kalau memakai mobilnya dengan ketenetuan bengsin dll di tangung kawan2
Tepatnya hari kamis 2 hari sebelum pemberangaktan,kita kumpul di kfc itu pun ada agenda rapat pimpinan,di sela2 diskusi aq ingatkan mas haris untuk pastikan ke sangupan nya ikut dalam perjalan wisata ke pacitan,dengan nada tegas mas haris pun menyepakati perjanjian yang pernah kita bwt dari rencana awal ada 8 orang yang bersedia berangkat,ada racmad,hilmi,noris,silvia,lyta,dhini,haris,valen,tetapi karena sampai hari sabtu blm ada konfirmasi kita pun menjadi kwatir bila rencana ini gagal,setelah aq minta rahmad untuk sebar sms dan di harapakan kawan2 mengkonfirmasi yang dapat berangkat pun 6 orang,kita pun agak sedih ketika pencetus ide pertam kali kak silvia harus tinggal karena masih salam kindisi sakit,dan enam orang itu adalah.HARIS,LYTA,DHINI,RACMAD,NORIS,VALEN.
SABTU 21-01-2012 PKL;1500 WIB
Kesepakat untuk kumpul di kos tiga diva pun di tetapkan jam 15;00wib harus sudah kumpul,yang pertama kali dating mas haris sedangkan racmad adalah penghuni kos,aq baru sampai sby sekitar kam 16;00 karena macet di derah porong,sebelum sampai kos aq pun harus jemput noris yang trumahnya di daerah pucang,setelah sampai kos teryata di sana sudah ada mas haris,racmad dan dhini,aq sempatakan untuk mandi dan bergegas ke kos nya lita,sekiar pukul 17;00 kita berangkat karena racmad rencana langsung pulang ke b;litar maka di titipka motornya di terminal bunggurasih,sedangkan aq,noris,haris ndini bernagkat untuk menghampiri lyta,kali ini tidak beruntung karena jalan menuju kos lyta di daerah lidah macet dan harus bersabar sedangkan racmad sudah nunggu di terminal bunggurasih,sampai di kos lyta sekitar pukul 18;00,di sana kita bertemu orang tua dari lyta yang kebetulan lagi ada kos sedikit berbincang setelah itu kawan2 lanjutkan perjalan sebelum bernagkat kawan2 sempakat untuk sholat.setelah shoalat kita lanjutkan perjalan ke bunggurasih untuk jemput racmad dan kemudi masih di pegang oleh mas haris.samapi di bunggur teryata racmad sudah nunggu lama dan agak kesal karena 1 jam ada wrung kopi dan 1 jam berada di masjid keluh racmad ke kawan2 he..he…
Sampai tinggal sby he..he.. teriak kawan2 perjalan pun di mulai pkl 19;00 kita keluar sby menuju mojokerto-jombang-nganjuk-madiun-ponorogo-pacitan yg menurut kawan2 perjalan akan di tempuh sekitar 6 jam…tanpa di sadari jalur sby mojokerto macet total kita pun hanya bisa terdiam dan sedikit menghibur mas haris karena dia yang pegang kemudi sertelah hamper 2 jam kena macet kita putuskan untuk beli makan karena perut sudah mulai berbunyi dan pemberhentian pertama kita ada di kota jombang,di warung yang agak sederhana kita menikmati makan malam mas haris pesan sate kambing,dini pesan nasi goring sebuah kecerian yang aq sendiri rasa jaranbg kita alami setelah berhenti selama 30 menit kita pun lanjutkan perjalanan menuju pacitan kota yang pertama kita lewati adalah nganjuk tak lam berselang masuk kota nganjuk kita berhenti untuk mampir ke toilet dan pom menjadi alternative utama,kita pun sempatkan untuk mampir teryata pom yang pertama kita singahi sudah penuh sesak banyak sekali antrian,akhirnya kita putuskan untuk mencari pom lain.tak jauh dari pom kita luangkan waktu untuk minum kopi dan sedikit merenggangkan bdan yang aq rasa juga sudah lelah,aq,mas haris,noris pesan kopi sedangkan racmad nunggu di mobil,sedangkan lyta dan dhini memilih menunggu di masjaid sambil cash p masing2….
Tak terasa suah hamper 30 menit kita putuskan untuk lanjutkan perjalanan kali ini jalan agak lancer tapi kawan2 sebagian sudah terlelap karena capek,tinggal aq noris,haris lyta yang masih terjaga sepanjang perjalan kita bersudau gurau sambil tapi perjalan kali ini benar2 tidak lengkap karena silvia tidak ikut ini yang di rasakan kawan2…tidak terasa kita memasuki kota madiun 1 jam kemudia kita sampai di ponorogo binggung karena semua kawan2 buta aka jalan dan belum ada dari mereka yang pernah ke pacitan,pos polisi pun kita mhampiri untuk sekerdar bertanya,masih sekiar 2 jam mas sahut seorang petugas yang di minta petunjuk oleh noris,atos2 mas banyak longsor itu salah satu nasehat patugas kepolisian,di awali dengan doa kita pun lanjutkan utuk menruskan perjalanan ..
Selamat tingal kota ponorogo dan sambut kota pacitan perjalan yang sesungguhnya di mulai karena kita harus menempuh medan yang sangat sulit,hutan lebat dan jalan yang tepinya jurang,agak merinding kawan karena bener2 menakutan sepanjang perjalan ada satu adegan lucu ketika mas haris tiba2 mematikan lampu mobil,dan kawan2 [pun teriak histeris karena begitu gelap dan suasana yang menaktkan,hamper sekitar 1 jam kita berada di tengah hutan tanpa ada lampu penerangan tak lama kemudian kita menemukan masjid kecil di tengah hutan kita putuskan untuk berhenti sebentar untuk istirahat di samping masjid ada sumber air yang jernih sekali di situ kawan2 sempatkan untuk cuci muka dan sekedar basuh kaki untuk mencairkan suasana yang begitu tegang,setelah 15 menit kita klanjutkan perjalanan .hampir berjalan lebih dari 50km kita masih menikmati pemandangan yang sama hanya hutan dan jurang yang ada di sekitar kita..

Sinar mentari mulai muncul,semua masih terlelap hanya mas haris dan noris yang masih terjaga,sudah sampai mnaa mas Tanya dhini,kita sudah masuk kota pacitan kota yang hanya di kelilngi hutan dan bukit2 terjal,dan semua pun mulai terbangun menghirup udara segar dan menikmati pemandangan seperti ini sama sekali tak pernah di nikmati ketika kita berada di kota,sambil selalu beryanyi kita menikmati suasana pagi yang indah,di mna te2 an embun yang alami membuka mata kita,tak lama berselang noris mengigatkan untuk kita segera mengisi bbm karena jika tidak kita bisa jalan kaki sambil dorong mobil sampai kota,rasa cemas punb mulai timbul apalagi di sekitar kitra hanya temukan kampung2 kecil dengan rumah2 sederhana dari bamboo dan itu pun masih tertutup rapat karena mereka masih terjaga di dalam rumah.sampai di sebuah pertigaan yang kita sama sekali tidak tau harus ke mna,tampaknya kita harus bertanya arah ke pantai klanyar sahut racmad,sementara noris parker mobil rahmad pun bertanya ke pada salah satu orang,teryanta perjalanan kita masih jauh sekitar 2jam,tapi di sekitar 30km dari sini ada pom bengsin raut wajah yang mulai lelah dan capek hampir 8jam kita belum sampai ke tempat tujuan.tak lama kemudia kita menemukan pom bengsin dan kia pun berhenti untuk sekadar beristirahat dan melepas penat tak terasa hujan pun mulai turun dingin bener pagi ini sebuah kota yang meyajikan warna baru,perjalan masih panjang kita pun bergegas untuk melanjutkan perjalanan ,sebelum melanjutkan perjalanan mas haris minta untuk kita memompa ban mobil yang sudah tidak setabil,pagi2 seperti ini tidak ada yang buka sahut aq,sempat ada bengekel tambal ban tapi jga belum buka ketika aq mencoba mengedor pintu bengekel,jam segni belum buka mas teriak salah satu warga he..he..padahal waktu sudah menunjukan pukul 07;00,perjalanan mulai kita lanjutkan kalai ini agak ramai karena alulanan music dewa mengiringi perjalanan yang menantang ini,setelah samapi di sebuah pertigaan kita kehilangan arah,kemana kita akan melankah,kita putuskan untuk bertanya tak jauh dari sana ada pos polisi kita aq pun bertanya,selamat pagi pak,maaf numpak Tanya!arah ke pantai klayar ke mana ya pak??jawab pak polisi sampean puter balik trus nanti ada pertgaan ada masjid di samping perigaan belok kanan lurus aja nanti sampai di pantai,terimakasih pak sapa aq,kita pun putar balik dan mengikuti petunjuk pak pilisi,pertigaan masuk ke kanan jalan mulai menyempit dan penuh jurang noris agak sedikit hati2,hampir perjalan 1jam kita belum menemukan tanda2 ada sebuah pantai kita pun sempatkan untuk bertanya kepada warga sekitar,ada seorang pemuda di pinggir jalan aq pun turun dan bertanya,permiisi mas arah ke pantai klanyar ke mna ya mas,mas lurus terus kira2 masih 50km,waduh masih lama teryata,kita mulai lanjutkan perjalanan jalan yang sempit snagat sulit ketika kita berpapasan dengan mobil dari arah yang berlawanan,tapi usaha kita tidak berhenti sampai di situ saja kita nikamti perjalan ini dengan beryanyi,ada pemamdu nya ketika kita beryanyi lyta siapa lagi kalau bukan dia dengan suara yang keras dia yang paling keras suara nya,alunan music armada mulai menemani kita,ada hal baru yang mulai kawan2 temukan di sepanjang jalan masuk kita hanya menemukan rumah2 sederhana yang ada di dalam hutan dan taka da akses angkutan menuju ke sana.,masyarakat di sini sering kelihartan jalan kaki dan mengnankaan motor untuk melakukan kegiatan,adik2 kecil,nene2k,yang duduk di pinggir jalan kita sapa,mereka pun gembira ketika dhini dan lyta berdandan ala shahrini dan arsanti..he..he..banyak dari masyarakat disni yang tertawa dan tak jarang pula yang melemparkan senyum.sangat indah suasana desa ini,mereka benar2 menikmati hidup mereka sebagaiseorang manusia,menikmati kebebasan,menikamti pemandagan alam dan tanah yang subur,hampir sudah 40km kita menumakan sebuah pasar tradisional di mna masyarakat si desa itu sedang melakukan transaksi jual beli,hanya beberapa makanana pokok,seperti jagung,beras dan padi yang terlihat di sana,masyarakat yang benar2 sedrhana,aq sempatkan untuk bertanya lagi tak terhitung sudah berapa kali aq bertanya,mereka pun dengan sopan menunujukan arah ke pantai klanyar yang konon cerita nya nama klanyar di ambil dari kata klanyar kluyur yang artinya jalan2,suasana sekitar sudah menunjukan perjalana kita akan samapai di mna kita bisa menikmati bebrapa pohon kelapa,ini berarti kitasudah mau sampai sahut noris,
Tak lama berselang pantai mulai kelihatan sangat menakjubkan pemandangan yang sangat indah membayar semua pengorbanan yang kita alami,kita pun berteriak sekancang2 nya,dis sana sudah ada beberapa orang yang sampai duluan meraka dari semarang dan Jakarta,pantai yang indah dan benar2 sempurna Pantai Klayar sendiri merupakan teluk kecil yang terbentuk dari tebing-tebing karang. Garis pantainya tak terlalu panjang, sepanjang Pantai Ancol.Di sisi timur, 2 karang tinggi menjulang sepohon kelapa menjadi ikon favorite petualang. Di balik karang, terhampar karang yang diterjang ombak Samudra Indonesia setiap saat. Berhimpitan dengan karang tersebut, berdiri kokoh pulau karang layaknya di Tanah Lot,



aku heran ya sama opini yang sudah mnjdi hal yang lumrah di masyarakat….banyak cwek,atau mungkin sbgain besar cwek di dunia ini kali ya 















